Berbagai fungsi kemasan dibagi
menjadi primer, sekunder dan tersier fungsi.
Berbeda dengan fungsi utama, yang terutama menyangkut
sifat teknis kemasan, fungsi sekunder berkaitan dengan komunikasi. Primer, sekunder dan tersier
fungsi dibagi menjadi sub-fungsi berikut: ![]() |
|
![]() |
|
![]() |
|
![]() |
|
![]() |
|
![]() |
|
![]() |
|
![]() |
Selain itu, kemasan harus juga dipercaya mampu menahan berbagai kekuatan statis dan dinamis untuk yang terkena selama pengangkutan, penanganan dan penyimpanan operasi. Barang sering juga memerlukan perlindungan dari kondisi iklim, seperti suhu, kelembaban, curah hujan dan radiasi matahari, yang mungkin memerlukan "langkah-langkah ke dalam kemasan" di samping setiap "ukuran kemasan luar".
Perlindungan lahiriah yang disediakan oleh kemasan harus mencegah degradasi lingkungan oleh barang. Persyaratan ini adalah makna khusus dalam pengangkutan bahan berbahaya, dengan perlindungan primer manusia menjadi penting. Kemasan harus lebih jauh lagi sejauh mungkin mencegah kontaminasi, kerusakan atau dampak negatif pada lingkungan dan barang-barang lain.
Ke arah dalam dan ke luar fungsi pelindung tempat-tempat terutama tuntutan kepada kekuatan, perlawanan dan sifat tahan bocor transportasi kemasan.
Fungsi penyimpanan
Bahan kemasan dan wadah kemasan paket-paket yang diperlukan untuk memproduksi harus disimpan di banyak lokasi yang berbeda baik sebelum pengemasan barang dan setelah isi kemasan telah digunakan. Kemasan harus demikian juga memenuhi fungsi penyimpanan.
Loading dan fungsi transportasi
Memerlukan penanganan barang nyaman transportasi merancang kemasan sedemikian rupa sehingga dapat diadakan, mengangkat, bergerak, meletakkan dan menyimpannya dengan mudah, efisien dan aman. Kemasan dengan demikian memiliki dampak penting pada efisiensi transportasi, penanganan dan penyimpanan barang. Kemasan karenanya harus dirancang untuk dapat dengan mudah ditangani dan untuk memungkinkan menghemat ruang penyimpanan dan pergudangan. Bentuk dan kekuatan paket harus sedemikian rupa sehingga mereka tidak hanya dapat menyimpan berdampingan hampir tidak meninggalkan void tetapi juga dapat disimpan dengan aman satu di atas yang lain.
Metode yang paling efisien penanganan kargo umum adalah untuk membuat unit kargo. Kemasan dengan demikian harus selalu memfasilitasi pembentukan unit kargo; paket dimensi dan massa yang akan ditampung harus sedapat mungkin disesuaikan dengan dimensi dan kapasitas beban-standar palet dan kontainer.
Mana penanganan harus seluruhnya atau sebagian manual, paket harus mudah untuk mengambil dan harus sesuai rendah dari massa. Barang berat harus terakomodasi dalam paket yang cocok untuk penanganan mekanis. Benda-benda tersebut kargo harus forkliftable dan nyaman dilengkapi dengan mengangkat beban poin untuk pencabutan gigi, dengan poin yang khusus ditandai jika diperlukan (penanganan marks).
Pemuatan dan fungsi transportasi persyaratan tempat pada bentuk eksternal paket, atas massa barang ditampung di dalam dan atas penggunaan kemasan yang nyaman bantu. Kekuatan yang diperlukan untuk stowing paket barang-barang di atas menunjukkan saling hubungan erat antara pemuatan dan transportasi fungsi dan fungsi pelindung.
Fungsi penjualan
Tujuan dari fungsi penjualan sebuah paket untuk mengaktifkan atau mempromosikan proses penjualan dan untuk membuatnya lebih efisien.
Fungsi promosi
Bahan promosi yang ditempatkan pada kemasan dimaksudkan untuk menarik perhatian pembeli potensial dan memiliki dampak positif terhadap keputusan pembelian. Pada kemasan bahan promosi memainkan peran yang sangat penting pada kemasan penjualan seperti yang secara langsung ditujukan kepada konsumen. Fungsi ini dari bawahan transportasi penting dalam kemasan. Sementara kesadaran produk memang dihasilkan sepanjang rantai transpor, promosi berlebihan juga meningkatkan risiko pencurian.
Fungsi pelayanan
Berbagai item informasi tercetak pada kemasan menyediakan konsumen dengan rincian tentang isi dan penggunaan produk tertentu. Contohnya adalah rincian gizi pada yogurt pot atau informasi dosis pada obat-obatan.
Paket dapat juga melakukan fungsi lebih lanjut setelah isi telah digunakan (misalnya penyimpanan, mainan).
Menjamin fungsi
Dengan menyediakan sebuah paket tidak rusak dan bercacat, produsen menjamin bahwa rincian pada kemasannya sesuai dengan isinya. Oleh karena itu pengemasan dasar untuk barang bermerek, perlindungan konsumen dan kewajiban produk. Ada persyaratan legislatif yang menuntut agar barang-barang secara jelas ditandai dengan rincian yang menunjukkan sifat mereka, komposisi, berat, kuantitas dan penyimpanan kehidupan.
Fungsi
tambahan
Berbagai item informasi tercetak pada kemasan menyediakan konsumen dengan rincian tentang isi dan penggunaan produk tertentu. Contohnya adalah rincian gizi pada yogurt pot atau informasi dosis pada obat-obatan.
Paket dapat juga melakukan fungsi lebih lanjut setelah isi telah digunakan (misalnya penyimpanan, mainan).
Menjamin fungsi
Dengan menyediakan sebuah paket tidak rusak dan bercacat, produsen menjamin bahwa rincian pada kemasannya sesuai dengan isinya. Oleh karena itu pengemasan dasar untuk barang bermerek, perlindungan konsumen dan kewajiban produk. Ada persyaratan legislatif yang menuntut agar barang-barang secara jelas ditandai dengan rincian yang menunjukkan sifat mereka, komposisi, berat, kuantitas dan penyimpanan kehidupan.
Fungsi tambahan khususnya berkaitan dengan sejauh mana bahan kemasan atau wadah kemasan dapat digunakan kembali setelah isi kemasan telah digunakan. Contoh yang paling signifikan adalah daur ulang kertas, karton dan kardus kemasan sebagai limbah kertas.